Archive | April 2008

Dapatkah Mesin Berpikir Selayaknya Manusia

artikel ini, merupakan adaptasi dari artikel Emotional Machine, di ai-depot

Saat ini, kita sangat sering berinteraksi dengan komputer. Kehidupan kita selayaknya berlari dalam kecepatan microchip. Begitu banyaknya hubungan interaksi itu, maka jika diandaikan semua komputer di dunia ini berhenti bekerja, maka seketika itu pula abad dua puluh satu berhenti. Pada lima puluh tahun yang lalu, hal seperti ini masih menjadi konsumsi film-film fiksi, namun sekarang hal tersebut sudahlah menjadi kenyataan. Kenyataan bahwa komputer menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidup kita tampaknya akan terus berlangsung dan semakin berkembang.

Dalam satu dekade terakhir ini, perangkat digital telah merevolusi cara hidup kita secara fundamental. Umumnya orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu dengan mesin ketimbang berinteraksi sesama manusia. Sebuah bentuk simbiosis antara manusia-mesin berkembang dengan sangat pesat di abad dua puluh satu ini. Sampai sejauh ini, keterikatan tersebut masih berupa hubungan satu sisi, dalam artian bahwa kemampuan untuk menghasilkan, mengenali, dan mengekspresikan emosi hanya dimiliki oleh pihak manusia. Jika saja kecerdasan seperti itu dapat diajarkan kepada mesin, maka kita harus mengkonsep ulang persepsi kita akan mesin. Tentunya hal tersebut akan mengubah kembali gaya hidup kita pada milenium ketiga ini.

Dalam kenyataannya, kita telah bisa mengajarkan kepada mesin untuk membaca teks, menyampaikan suatu berita, dan bahkan mengenali perilaku manusia melalui perkataan dan aksi yang dilakukannya. Mungkin inilah saatnya dimana kita harus bersiap untuk memasuki tahapan dimana mesin non-biologis menjadi bagian dari hidup kita. Sebelum itu, peneliti harus dapat menjawab tantangan yang menghambat komunikasi diantara keduanya.

Di awal abad baru ini, Internet berhasil menggabungkan semua bidang pengetahuan ke dalam satu lintasan cahaya yang terang. Berbagai orang dari seluruh penjuru planet ini menghabiskan banyak waktunya untuk menelusuri dunia internet, khususnya di dalam chat room, grup usenet, dan forum digital. Chat server, misalnya saja, adalah suatu platform unik dimana aktivitas antara manusia dan mesin saling bertemu. Di dalamnya, beberapa peneliti ataupun pemrogram lepas yang telah merealisasikan chat bots, atau script komputer yang dirancang untuk berinteraksi dengan manusia melalui obrolan. Jika saja ini adalah indikasi yang menunjukan mulai terbukanya manusia untuk berbagi emosi dengan mesin, maka kita telah maju satu langkah dalam mengatasi kecanggungan komunikasi manusia-mesin.

Apakah Manusia Merupakan Sosok Mesin

Seorang dokter memandang manusia sebagai sistem jaringan syaraf dan biologis. Ahli Matematika mempertimbangkan manusia sebagai koleksi dari perangkat komputasi dan logika. Sementara pakar kecerdasan buatan menganggapnya sebagai robot yang berperilaku interaktif.

Dari pengertiannya, Komputer adalah mesin yang dapat melakukan komputasi. Komputasi dapat direalisasi dengan membuat keterhubungan. Pada intinya, Komputer memperhitungkan keterhubungan yang paling mungkin untuk melakukan suatu proses atau pekerjaan. Sementara itu, manusia bekerja dengan cara berpikir. Untuk bisa menjawab pertanyaan di atas, kita harus lebih dulu bisa mencari keterhubungan ini, “Apakah berpikir adalah sesederhanan mencari keterhubungan ?”

Dahulu, nenek moyang komputer atau biasa disebut kalkulator dibuat untuk membantu manusia dalam melakukan proses perhitungan. Saat ini, para peneliti dengan bantuan algortima kecerdasan buatan dan superkomputer, mencoba untuk membuat imitasi pekerjaan logika dari otak manusia. Mereka berusaha untuk menciptakan mesin yang dapat berpikir.

Namun, pada kenyataannya, kebanyakan dari aplikasi komputer saat ini hanyalah aplikasi logika yang dikembangkan dengan mereferensi pada bagaimana cara manusia melakukan sesuatu. Manifestasi perangkat komputer seperti itu belumlah bisa dikatakan sebagai proses berpikir, karena komponen elektronika tersebut tidak mempunyai ide mengenai apa yang terjadi. Mereka hanyalah mesin aksi-reasi. Aksi yang mereka lakukan terikat pada apa yang telah terjadi.

Mencerna informasi, mengambil keputusan, dan kemampuan untuk belajar dapat merepresentasikan pengertian berpikir. Untuk melakukan aktivitas seperti itu, kita memerlukan operasi logika seperti perbandingan, duplikasi, perhitungan, mengingat, dan pengurutan. Tentu saja komputer dapat melakukan semua hal itu. Kita telah melihat serangkaian aktivitas yang dapat memperlihatkan pada kita bagaimana komputer dapat berlaku selayaknya manusia. Namun, beberapa keterbatasan pada komputer-lah yang membuat kita ragu untuk memasukan komputer ke dalam kelas yang sama dengan kita

.

Dapatkah Mesin Berpikir Kreatif

Berpikir mengarah kepada kreatifitas, sesuatu yang dapat membangkitkan miliaran emosi pada tubuh dan jiwa. Dapatkah komputer membangkitkan unsur kreativitas pada dirinya sendiri? Mungkin salah satunya pernah sekali mengalahkan Gary Kasparov dalam sebuah pertandingan catur, namun akankah mereka mampu menandingi kejeniusan Einstein? Dapatkan mereka menciptakan teori fisika yang spektakuler? Dapatkah mereka menciptakan lukisan selayaknya Picasso? Atau dapatkah mereka menghasilkan filosofi berpikir yang indah seperti Karl Max atau Mahatma Gandhi? Kreativitas memerlukan bantuan keajaiban, yang tidak dapat dijelaskan dengan teori logika diskrit.

Kreativitas dalam pikiran manusia tumbuh beriringan dengan pengalaman yang pernah dirasakannya. Pada awalnya, seorang bayi yang baru lahir tidak mempunyai emosi mengenai apa yang disukainya dan apa yang tidak. Kemudian sejalan dengan pengalamannya di dalam keluarga, masyarakat, budaya, dan gaya hidup sekitar kita yang berbeda, maka gaya berpikir setiap individu pun akan berbeda. Apa yang terlihat indah pada suatu orang, belum tentu juga terlihat indah pada orang lain. Lingkunganlah yang sangat mempengaruhi cara kita berpikir dan merasakan sesuatu.

Ketika melihat suatu pemandangan yang indah, manusia akan terpana dan terkadang menyatakan ketakjubannya dengan mengatakan “Wow”. Apakah mereka diprogram untuk mengatakan itu? Tentunya tidak, hal itu terjadi secara alami. Ada unsur di dalam pikiran manusia yang menyebabkannya dapat menikmati dan merasakan suatu pengalaman. Akumulasi dari pengalaman yang berbeda inilah yang membangkitkan unsur kreativitas dalam pikiran manusia. Berdasarkan kenyataan ini, untuk membuat mesin yang memiliki kreativitas serupa dengan yang dimiliki manusia, haruslah dirancang mesin yang dapat merasakan dan menikmati pengalaman yang dilaluinya.

Kenyataan dan Emosi

Ketika ditanya berapa lama satu menit itu, kita mungkin akan menjawab tergantung kondisi bagaimana pentingnya satu menit itu bagi kita. Jika kita sedang menikmati sesuatu, mungkin satu menit itu terasa sangat cepat. Namun jika kita berada dalam kondisi menunggu, satu menit akan terasa lama. Dapatkah komputer mengetahui hal semacam itu? Jika ditanya hal semacam itu, komputer bisa saja menjawab satu menit adalah enam puluh detik. Mereka hanya mengetahui suatu hal berdasarkan data matematis yang tersimpan saja, tetapi sesungguhnya tidak mengetahui apa definisi hal itu sendiri. Ketidaktahuan seperti inilah yang menjadi alasan bagi manusia untuk takut terhadap teknologi. Takut akan kemungkinan buruk yang disebabkan ketidaktahuan.

Manusia mempunyai banyak sekali bentuk emosi. Tidak seperti data matematis, emosi tidak dapat didefinisikan secara tepat. Emosi juga dibentuk dari lingkungan. Oleh karenanya suatu aksi dapat membangkitkan emosi yang berbeda pada individu yang berbeda. Robot yang cerdas mungkin dapat mengklasifikasikan emosi ke dalam beberapa jenis, misalnya saja senang, sedih, marah, dan sebagainya, untuk kemudian dipetakan ke dalam beberapa situasi yang sesuai. Namun pemetaan tersebut akan gagal ketika terjadi situasi yang melibatkan gabungan emosi. Misalnya saja kebahagiaan yang muncul di dalam suatu pertengkaran. Ketika kebahagiaan itu terjadi dikarenakan adanya hubungan dengan sesuatu yang terjadi di masa lalu, maka emosi buatan mesin akan kacau.

Mengapa Mesin Memerlukan Perasaan

Sebuah mesin berperasaan dapat dideskripsikan sebagai perangkat lunak atau perangkat keras yang dapat mengenali, mengekspresikan, dan bahkan menghasilkan emosinya sendiri. Tujuannya ialah agar dapat mengenali kelakuan penggunanya sehingga dapat melayani dengan perasaan halus dan secara intuitif dapat berinteraksi dengannya.

Manusia merasa hidup dikarenakan adanya perasaan. Hal inilah yang menjadi dasar munculnya ungkapan dalam bahasa Inggris , “I think therefore I am, I feel therefore I am“. Pernyataan-pernyataan tersebut tersebut mendorong setiap pembicaraan mengenai robot yang ingin menyerupai tingkah manusia agar mempunyai perasaan.

Manusia adalah makhluk sosial. Orang berusaha membentuk relasi dikarenakan alasan tersebut. Keterhubungan membuat mereka merasa nyaman. Di masa moderen seperti ini, terdapat banyak rumah sakit dan dokter yang berkualifikasi. Namun, pada kenyataannya, jumlah kemunculan penyakit semakin banyak saja. Mungkin hal tersebut, salah satunya dikarenakan kurangnya hubungan sosial yang dilakukan oleh orang-orang jaman sekarang. Mayoritas aktivitas mereka adalah berinteraksi dengan mesin, sehingga hubungan antara manusia dengan manusia jarang dipenuhi. Melihat kenyataan ini, jika saja mesin dapat mempunyai perasaan selayaknya yang dimiliki penggunanya dan dapat saling berempati dengan mereka, mungkin akan dapat mengurangi tingkat stress manusia yang diakibatkan kurang hubungan sosial.

Masa Depan Mesin

Ke depannya, kita mungkin akan melihat bagaimana film-film fiksi, dimana manusia dan robot dapat berjalan berdampingan, akan terwujud. Berbagai penelitian mengenai robot yang sempurna sedang diusahakan oleh berbagai peneliti di seluruh dunia ini.

Awalnya mungkin kita akan menganggap bahwa usaha-usaha tersebut hanyalah konyol belaka. Tidak mungkin menciptakan mesin yang dapat berperilaku seperti manusia. Seandainya bisa pun, kita masih ragu akan kegunaannya. Pertanyaan-pertanyaan seperti “Dapatkah mereka membantu kehidupan manusia?” atau “Apakah mereka berguna secara komersil?” akan terus bergaung di dalam pikiran kita. Namun, jika ternyata di masa depan robot-robot ini mampu membantu manusia dalam mempersiapkan kehidupan yang lebih baik, maka kita yang saat ini akan sama seperti para kaum konservatif di awal abad dua puluh yang menertawakan Wright bersaudara yang saat itu sedang menerbangkan Kitty Hawk-nya

Akhirnya akun friendsterku ku-cancel

fuihhh……

saatnya fokus nge-blog dan maen facebook

sebenernya gwa uda gak pernah maen fs lagi sejak 2 tahun lalu sih, terakhir liat fs itu untuk liat photo cewe’ yang gw sukain (hehehe…)

alasan pembatalan akun :

  • my friends leave their fs account
  • fs melahap bandwidth internet Indonesia dengan rakusnya (berusahan membantu kawan2 yang kesulitan mendapat akses internet nih ceritanya, wakakakaka….)
  • menemukan perasaan bahwa facebook dan wp lebih menarik
  • merasa dahaga ini tidak dapat dipuaskan hanya dengan teman dunia maya, gwa lebih membutuhkan teman dalam dunia nyata !!!, dimana kita bisa saling membagi tawa yang nyata dan bukannya artificial smile

Sekian

Orang Amerika ngunjungin blog gwa

Apakah kamu punya blog?

Saya yakin 80% orang yang pernah membaca artikel ini mempunyai blog.

Analisis saya ialah karena seandainya seseorang membaca blog orang-lain, alasannya bisa karena :

  • Mendapat referreral dari search engine (mesin pencari), atau
  • Yang bersangkutan ingin sengaja blog walking untuk mencari inspirasi mengisi blognya (yang ini lebih sering terjadi)

Analisa penguat lainnya ialah karena orang yang mempunyai blog itu selayaknya orang yang sedang berbisnis, mengeluarkan banyak untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak lagi. Maksudnya, biasanya orang-orang penge-blog (hehe, istilah baru) itu sengaja berkomentar di blog orang lain supaya alamat blog nya tercantum di blog orang lain itu, sehingga jika blog inang-nya terkenal, blog pengkomentar ini bisa ikut terkenal.

Contohnya bisa dilihat di blog-nya om Budi Rahardjo di http://rahard.wordpress.com/

Saking terkenalnya blog om rahard ini, orang-orang banyak pengen ikutan cari nama lewat komentar yang kebanyakan gak mutu (hehe, peace ah !!!)

Udah ah, kok jadi ngelantur. Kalo berhenti di sini jadi topik dan isi postingan ini gak nyambung.

Seandarinya di blog yang kalian miliki itu terdapat fitur tracker pengunjung, maksudnya yang bisa ngedeteksi lokasi online yang baca blog kita (kayak yang terdapat di sebelah kanan postingan ini, lihat deh), maka hampir dapat dipastikan bahwa selain dari negara asal kamu dan sekitarnya, maka pengunjung paling banyak berasal dari Amerika Serikat (USA). Hal itu juga terjadi walaupun di blog kamu sama sekali gak ada topik yang pake bahasa Inggris.

Mengapa hal itu bisa terjadi ?

Awalnya, saya juga merasa penasaran. Walaupun ada beberapa postingan saya yang pake bahasa Inggris, tapi saya masih belom yakin kalo para Yankee itu begitu tertariknya sama postingan saya yang gak mutu (hehe). Setelah saya pikir2, ternyata jawabannya itu sederhana sekali.

Mereka itu bukan manusia ternyata…..

Jadi siapa dong, masa Alien ??!!?

Wah, kalo itu mah yang sekarang lagi gencar2nya diuber sama NASA. Gak mungkin lah mereka, setidaknya kalopun ada seharusnya mereka gak punya kepentingan sama isi di blog gwa. Atau jangan2 gwa itu keturunan keluarga Witwicky yang lagi diincer sama Megatron (hahahahaha !!!)

Pernahkah kamu berpikir kalo situs di dunia ini yang mempunyai hits pengunjung paling banyak adalah mesin pencari (search engine)? Mereka secara rutin berjalan-jalan membaca ke semua halaman web di dunia ini dalam satuan minggu atau bahkan hari. Secara sederhananya, mereka semua itu (robot crawler-nya search engine) adalah blog walker dengan konsumsi tulisan paling banyak sejagad. Kamu gak akan bisa ngalahin mereka dalam membaca blog, kecuali kalo akses internet kamu minimal 10 mbps, dan bisa membaca keseluruhan isi dalam suatu blog hanya dalam waktu kurang lebih 10 detik.

Di dunia internet ini, search engine ada sangat banyak sekali. Tapi yang paling terkenal ada 4, yakni Google, Yahoo, MSN, lalu Altavista. Mereka semua asalnya dari Amerika Serikat (USA). Nah, kalo udah gitu, jelas kan mengapa Amerika Serikat adalah salah satu negara yang paling banyak ngebaca blog kamu.

hehehe….

Happy blog walking, dear Indonesian and American bots !!!

Mengambil service jitu pada badminton

Beberapa pujangga mengatakan kalo hidup itu belum lengkap kalo tanpa cinta

Tapi kalo menurut gw mah hidup ini gak lengkap kalo kamu gak mempunyai suatu hal yang sangat loe gemari, untuk gw itu adalah badminton.

Gw mungkin udah menyukai badminton sejak kecil banget, waktu itu maennya masih di jalanan kosong, tapi beranjak dewasa mulai ikutan klub dan maen agak serius.

Diantara banyak teknik badminton, yang paling gw kuasai adalah teknik service. Tidak sedikit lawan maen gwa yang langsung `mati langkah` seketika abis gw service. Intinya gw berfilosofi bahwa kalo kita bisa dapet angka dari service doang, maka pastinya gak perlu ngeluarin tenaga banyak2 untuk pukul2an. Setidaknya ketika service, buatlah supaya lawanmu kesulitan semaksimal mungkin, minimal dia gak bisa balikin bola secara sempurna.

Kira-kira begini cara gwa mengambil service. Ini khususnya berlaku untuk maen ganda (untuk maen single bakal dijelaskan di posting lainnya). Lo boleh ngambil secara forehand ataupun backhand, tergantung prefernya gmana. Tapi kalo mo service forehand, pastikan bola lu terukur matang.

Untuk ngambil forehand, sebaiknya lo ambil service di posisi 9 pada gambar lapangan di atas. Lihat kedudukan musuh lo :

  • kalo terlalu depan, buat bolanya tinggi dan cepat (lob semi drive, tapi jangan terlalu pendek kalo ga mau di-smash) ke arah nomor 1.
  • kalo agak ke depan tengah atau samping kiri, buat bola drop shot lambat jatuh ke arah nomor 3, biasanya untuk mengambil service cara ini, bola jatuh (ketika mo service) di samping kanan badan (dan kedudukan badan agak condong ke kanan). Biasanya dengan teknik ini, musuh akan mengira bola salah kamar ataupun out belakang. Padahal kalo cara ngambil lo bener, itu bakal masuk secara sempurna.
  • kalo dia agak ke belakang, ATAU lo ngeliat kalo dia lagi lengah posisinya, buat bola drop shot cepat jatuh dan pendek (pastikan bola-nya tidak tinggi, sebisa mungkin hanya selisih beberapa cm ketika melewati net) ke arah nomor 4. Dengan bola ini, hampir bisa dipastikan musuh akan off-side dan kelabakan, tentunya dengan syarat bahwa bola kamu tidak melayang jauh dan akhirnya out.
  • JANGAN pernah mengambil service forehand ke arah nomor 2, kecuali kalo kamu bisa menahan smash cambuk kuda

Untuk mengambil service backhand, pastikan posisimu di nomor 8. Kombinasikan bola yang ke arah 4 atau 2. Buat beberapa bola masuk ke arah 1. Kombinasi ini dimaksudkan agar service-mu tidak mudah ditebak.

Pada service backhand, ataupun forehand, jika kamu memberikan bola ke arah 4, bersiap-siaplah untuk membalas netting lawan (karena hampir bisa dipastikan jika musuh bisa membalikkannya, maka ia akan mengambil netting).

Sekian. Selamat bermain !!!

Untuk seorang gadis yang sedang menungguku

battleships – travis

When will you carry me home
Like the wounded star in the movie
When will you carry me home
Take it back to the start when you knew me
‘Cause when you talk to me that way
I’ll be a million miles away
I guess it’s just another day
In love

We’re battleships
Drifting in our wee river
Taking hits
Sinking, it’s now or never
Overboard
Drowning in a sea of love and hate
But it’s too late
Battleship down

Seorang gadis yang sedang terdiam menungguku
tahukah engkau…
bahwa aku selalu merindukanmu
selalu membayangkan ‘tuk menjadi pelengkap hatimu
mengarungi samudra cobaan hidup…
…bersama

namun aku tak akan membiarkan nafsuku menghancurkan semuanya
menguasai dirimu
hanya untuk kebodohanku


aku juga tak akan membiarkanmu
melihat ketidakberdayaanku
tak juga kan kuijinkan kau ikut menanggung beban yang sedang kuemban
biarlah dulu kutuntaskan semuanya
hingga nanti tiba saatnya


kan kuusahakan dunia
biar nanti hidupmu tak menderita
bisakah nanti kau tuntun jalanku
agar kelak aku tak tersesat


ingatkan jika kulupa
sadarkanlah dikala ego membelengguku
untuk itu
sudah pasti kan kuberikan jiwaku sepenuhnya untukmu


untuk seorang gadis yang sedang menungguku sambil tersenyum
tunggulah aku…

Uneg-uneg seputar Indosat M2

Ketika membaca artikel ini, mungkin anda sedang mencari bahan pertimbangan keputusan dalam berlangganan internet modem Im2. Di tempat lain, anda pasti menemukan banyak makian dan ketidakpuasan atas Im2. Tapi di sini malah saya akan menyampaikan hal yang sebaliknya. Pernyataan kesalutan saya atas layanan yang diberikan Im2

Beberapa mentor saya mengatakan bahwa kita harus menilai suatu pihak dengan adil, perhitungkan semua kebaikan dan keburukannya. Tapi sayangnya, kebanyakan teman-teman saya di sini hanya sibuk mengorek-orek keburukan pihak lain, dan ketika kebaikan yang ditemukannya, biasanya ia sembunyikan. Di sini saya akan berusaha menyampaikan uneg-uneg saya secara proporsial.

Saya mulai berlangganan Im2 mulai bulan Desember tahun kemaren. Waktu itu, saya mendapatkan akses internet dari kampus saja. Sebagai informasi, di kampus saya ini akses internet tidak dibatasi. Dengan kecepatan tinggi (bandwidth total yang dimiliki kampus saya ini merupakan yang terbesar di seluruh penjuru negara ini) yang didapat dari kerja-sama Indonesia Jepang melalui program ai3, umumnya kami para mahasiswa dapa mengakses internet dalam satu kali klik, maksudnya ketika tombol enter ditekan saat itu pula halaman internet ditampilkan, hehe. Sampai tahun ketiga di perkuliahan, akses internet saya masih terbatas siang hari di kampus. Namun, di tahun terakhir saya kuliah ini, ketika aktivitas perkuliahan sudah menurun, saya merasa membutuhkan internet lebih dari sebelumnya. Kira-kira, aktivitas saya pada umumnya seputar pada membaca berita terbaru dari http://detiknews.com, membaca mailing-list, mencari kode program untuk panduan mengerjakan tugas dari http://sf.net atau http://phpclasses.org, dan lain-lain lah. Untuk itu, saya memilih fasilitas internet dari provider yang bisa memberikan akses internet yang tinggi dan dengan mobilitas tinggi, Im2 lah yang saya pilih.

Di bulan pertama langganan, saya mengalami kerusakan pada modem (mungkin gara-gara pemakaian yang terlalu lama, saya memakainya 12 jam dalam sehari). Ketika saya melakukan komplain dan menuntut perbaikan, ternyata modem saya diganti dengan yang baru. Proses pergantian modem ini berlangsung sangat cepat, tidak perlu tetek bengek surat2 ataupun pengecekan. Seketika itu pula modem saya diganti dengan yang baru. Wah, sangat bertanggung jawab sekali ni (dalam hati saya). Setelah itu saya mendapatkan akses internet seperti sedia kala.

Kerusakan kembali terjadi di bulan ketiga pemakaian. Saya pun menuntut penukaran kembali, dan juga masih diganti dengan modem baru. Kemudian setelah itu, saya sempat mengalami gangguan pada modem, dan berusaha menanyakanya ada customer service-nya. Di sini, email saya dibalas langsung keesokan harinya. Karena merasa puas dan percaya dengan pelayanannya, saya pun dengan besar hati menyampaikannya kepada customer service Im2 melalui emailnya. Beberapa hari kemudian pernyataan puas saya dibalas dengan ucapan terima kasih dan pemberitahuan mengenai program IM2 yang saya ambil bahwa terdapat pertambahan quota bulanan dari 1,2 Giga menjadi 1,5 Giga. Dari situ saya makin percaya akan kualitas layanan yang diberikan oleh IM2. Terima kasih IM2

Begini nih harusnya kelakuan penyedia layanan !!!